Setiap perjalanan sebenarnya adalah pengalaman individual. Kalau sempat membaca The Alchemist Paulo Coelho, di dalamnya dijelaskan konsep pembelajaran sejati hanya didapat melalui aksi individu.
Kok jadi mirip ya dengan pengalaman hampir setiap orang yang menjalani pendidikan lanjutan. Ada saat-saat mana mendapati diri dalam kebingungan. Kita berusaha mencari pegangan dengan atau tanpa petunjuk. Terkadang juga dinding buntu membentur tanpa penjelasan. Kembali lagi tertawa menikmati kebodohan dan pengandaian. Dan diakhiri dengan semangat untuk memulai kembali.
Kita sendiri yang menarik garis hikmah dalam perjalanan.Kita mungkin berjalan bersama. Bisa dengan keluarga, teman, atau orang yang sama sekali baru duduk di samping kita. Namun, nilai yang didapat setiap orang pasti berbeda. Kita dan pembelajaran diri yang diperoleh akan berbeda dengan orang yang berada dekat dengan diri kita sendiri.
Kalau mencari referensi, mungkin teori Flow oleh Mihaly Csikszentmihalyi dapat membantu memahami situasinya. Dalam bab buku The flow experience and its significance for human psychology, ada beberapa poin menarik yang bisa kita temukan. Manusia dengan usia 70 tahun hanya bisa menerima 185 miliar bit informasi dalam hidupnya. Dia juga mengakui bahwa diri kita memiliki kendali untuk melawan insting, contohnya, kita bisa puasa 12 jam padahal perut kita lapar. Atau tidak semua yang ada di dalam gen diri berjalan sesuai apa adanya; ada kemampuan adaptif yang dimiliki seseorang untuk menyesuaikannya.
Lebih mendalam lagi, bisa diajak mengenali konsep Flow, di mana orang menjadi hanyut dalam sebuah situasi. Diambil contoh seorang dokter bedah: mengapa begitu tenggelam dalam pekerjaannya? Karena dia mendapatkan feedback di setiap tindakannya. Oh, ada darah; dia harus tahu apa yang harus dilakukan berikutnya. Atau seorang pemanjat tebing. Dia begitu menikmati dirinya bergelantungan karena kendali penuh terhadap risiko yang dihadapinya.
Sehingga pada akhirnya kita akan menemukan bahwa setiap kita itu sendiri menjalani, bertemu dengan individu-individu yang sama-sama sedang menikmati flow mereka.
Referensi
Paulo Coelho, The Alchemist, 1988, https://play.google.com/store/books/details/Paulo_Coelho_The_Alchemist?id=FzVjBgAAQBAJ
Csikszentmihalyi, M. (1988). The flow experience and its significance for human psychology. Optimal experience: Psychological studies of flow in consciousness, 2, 15-35.